Friday, November 30, 2018

Yang Diselamatkan Terlebih Dahulu

Mimi: "Saat lagi mengendarai motor lalu kehujanan, kamu tahu barang apa yang aku selamatkan terlebih dahulu?"

Mitu: "Hape!"

Mimi: "Salah! Tebak lagi!"

Mitu: "Pakaian! Langsung pakai jas hujan!"

Mimi: "Salah! Ayo, satu tebakan lagi!"

Mitu: "Tas!"

Mimi: "Salah juga! Haha!"

Mitu: "Jadi apa jawabannya?"

Mimi: "Sepatu! Cepat-cepat masukin kantong kresek trus ganti sama sandal jepit!!"

Mitu: "Halaahh! Mentang sepatu baru! Disayang-sayang. Coba kalau sudah basi. Emang masih peduli?"

Mimi: "Hahahahaha!"

Sunday, November 18, 2018

Kenapa Ada Orang Kaya Sombong?

Mimi: "Kenapa ada orang kaya yang sombong?"

Mitu: "Karena dia punya kekayaan yang bisa disombongkan."

Mimi: "Tapi... orang sombong kan tidak disukai siapa pun. Aku nggak suka berteman dengan orang sombong."

Mitu: "Mereka nggak peduli lo suka atau nggak. Toh mereka punya kekayaan. Memangnya siapa elo?"

Mimi: "Tetep aja nggak boleh gitu kan.. Kalau nggak kaya lagi gimana?"

Mitu: "Sepertinya itu hal yang tak terpikirkan oleh mereka yang sombong. Selagi mereka punya 'sesuatu', mereka merasa dirinya lebih tinggi dari yang lain."

Mimi: "Dan setelah mereka tidak lagi punya 'sesuatu', mereka akan menjadi kecil?"

Mitu: "Nggak ngerti ah. Pokoknya kalau kamu kaya jangan jadi orang sombong!"

Mimi: "Betul! Nggak ada yang suka sama orang sombong."

Sunday, November 4, 2018

Kalau Aku Kaya

Sesekali boleh dong ya berkhayal. Apalagi pas nunggu gini. Daripada ngegosip nggak jelas, mending ngeblog. Bikin artikel, berandai-andai gimana kalau jadi orang kaya. Kalau aku kaya aku pingin:

1. Punya Rumah
Nggak perlu yang gede banget. Tipe 60 cukup. 1 tingkat saja. Halaman depan nggak terlalu luas tapi halaman belakangnya luas untuk jemur baju dan tempat duduk santai. Di samping rumah ada halaman buat garasi mobil dan motor. Kamarnya ada 2, toilet ada 2, dapur 1, ruang makan 1, ruang tamu 1, dan rumahnya berpagar. Tampak luarnya sederhana saja. Soalnya kalau mewah, takutnya memancing orang maling.

2. Punya Perabot Rumah yang Bagus dan Teknologi Tinggi
Nah, punya rumah sudah. Sekarang tentang perabotan di dalamnya. Perabotannya harus yang bagus dengan teknologi tinggi dan desainnya minimalis. Jangan yang berukir-ukir karena repot bersihinnya. Misalnya ada Microwave, Oven, peralatan dapur yang bikin masak jadi praktis. Peralatan cuci-cuci yang bagus, ada pencuci dan pengering. Punya TV yang keren. Toiletnya juga bagus, ada kloset duduk, shower, dan ada blowernya untuk buang udara kotor. Tempat cuci tangannya oke.

3. Punya Mobil
Sekarang sudah punya motor. Maunya punya mobil juga. Tapi mobilnya jangan yang besar. Mobil yang kecil aja cukup. Yang bisa muat orang 4. Karena mobil besar susah bawanya, susah lihat samping, depan, dan belakang. Mobilnya yang ada teknologi canggih juga. Kalau berhenti di tanjakan pas macet, nggak mundur. Mobil matic kali ya.. Trus di dalam mobil ada monitor GPS. Ada monitor untuk parkir. Ada pemutar musik dan pendingin.

4. Punya Tabungan yang Banyak
Jadi orang kaya harus punya tabungan yang banyak juga. Kalau bisa jangan satu macam saja. Tapi ada berbagai macam tabungan, mulai dari tabungan biasa, deposito, reksadana, emas, ori atau sbn. Tapi jangan punya banyak kartu kredit. Soalnya kredit itu artinya berhutang. Tabungan juga nggak harus yang uang, kalau ada duit banyak kan bisa beli properti seperti rumah, ruko, atau tanah. Rumah atau rukonya bisa disewakan. Rumah tinggal satu, tapi punya rumah cadangan lainnya.

5. Tidak Punya Hutang
Namanya juga orang kaya. Jangan sampai deh punya hutang, terutama hutang duit. Walaupun kartu kredit juga. Pokoknya harus bebas dari hutang.

6. Punya Pakaian, Sepatu, Tas, dan Aksesori yang Bagus
Pokoknya semua yang bisa menunjang penampilan, yang keren tapi nggak terlihat terlalu wah. Jumlahnya cukup sehingga bisa ganti-ganti. Termasuk make up yang berkualitas juga. Penampilan sederhana tapi terlihat bagus dan enak dipandang.

7. Bisa Berdana
Karena punya banyak duit, jadi bisa membantu orang yang kesulitan. Misalnya bantu korban gempa, percetakan buku keagamaan, anak-anak yang tidak bisa sekolah, orang sakit yang nggak punya duit, dan lain-lain. Pokoknya bantu orang yang memang perlu dibantu, bukan bantu orang-orang atau organisasi yang nggak jelas. Bijak dalam member danalah pokoknya.

Ya, itu saja... ada yang bilang ucapan adalah doa. Ini doaku kalau aku jadi orang kaya. Semoga saja bisa tercapai.

Saturday, November 3, 2018

Tulisan di Mobil Box dan Mobil Truk

Mimi: "Di jalan tadi lihat ada mobil box yang tulisannya lucu."

Mitu: "Apa tulisannya?"

Mimi: "Yang pertama mobil box. Tulisannya pakai bahasa Inggris. 'THE ME IS THREE.' Coba tebak apa bacanya?"

Mitu: "De mi is tri?" Hahahah..

Mimi: "Betul. Yang kedua ada mobil truk tulisan di belakangnya KDRT. Singkatan apa coba?"

Mitu: "Kekerasan Dalam Rumah Tangga?"

Mimi: "Salah. Yang benar, KDRT = Katek Duit Ribut Terus."  (Katek= Tidak Ada *bahasa Palembang)

Mitu: "Hahahah. Lucu banget!"

Mimi: "Ada satu lagi. Mobil truk bertuliskan Pajero. Mau tau singkatan dari apa?"

Mitu: "Apaan?"

Mimi: "Papa siji bojone loro."

Mitu: "Astagah... Kreatif bener orang-orang ini bikin singkatan ya. Ckckck..."

Saturday, October 27, 2018

Gambar Makanan

Mimi: "Entah kenapa aku suka banget buka aplikasi Gojek. Pas malam-malam pula."

Mitu: "Lha, mana kutahu. Pasti ada alasannya tuh!"

Mimi: "Iya sih... Soalnya aku suka banget lihat gambar-gambar makanan di aplikasi itu."

Mitu: "Kenapa kamu suka lihat gambar makanan malam-malam? Bukannya itu bikin kamu lapar?"

Mimi: "Biarpun bikin lapar, aku tetap suka buka aplikasi itu untuk lihat gambar makanan. Itu kan baik buat diet."

Mitu: "Baik bagaimana? Bukannya napsu makan malah jadi bertambah?"

Mimi: "Ya nggak lah! Kan cuma buat lihat gambar aja, nggak beli makanannya. Istilahnya cukup cuci mata aja, gitu..."

Mitu: "Oke baiklah. Terserah lodeh. Aplikasi itu dibuat biar kamu bisa dengan mudah beli makanan. Bukan buat kamu lihat aja gambarnya."

Mimi: "Aaahh... kamu ini nggak seru banget, sih!"

Thursday, October 4, 2018

Segala Hal tentang Awet-awetan

Kalian tahu, kan, akhir-akhir ini trending topic di media sosial maupun di lahan gosip orang-orang ketje adalah tentang awet-awetan. Ya, itu semua gara-gara artis yang operasi plastik trus bikin sensasi. Jadinya semua orang membahas tentang biar awet muda trus dibikin meme yang lucu, aneh, bin ajaib.

Menurut pendapatku, dari segala hal tentang awet-awetan itu, intinya cuma satu: formalin. Mau tahu kenapa? Yuk, simak paparan di bawah ini....

1. Bagaimana caranya biar wajah kelihatan awet muda?
>>Pakai formalin. Jangan kalah sama tahu.

2. Bagaimana caranya supaya hubungan pacaran bisa awet?
>>Pakai formalin. Kembali lagi ke masalah tahu tadi. Tahu aja awet kalau dikasih formalin. Lha, elo... Berlaku juga untuk pernikahan. Supaya awet sampai kakek nenek, jangan lupa gosokkan formalin setiap hari.

3. Panasnya awet banget sampai-sampai sudah bulan segini hujan belum turun juga. Kenapa ya?
>>Karena langitnya dikasih formalin. Makanya panasnya awet.

4. Lha, tapi beberapa minggu yang lalu hujannya awet dari siang sampai malam. Sampai bikin banjir segala. Katanya langitnya dikasih formalin. Kok begitu?
>>Karena hujannya mengandung formalin makanya awet turunnya nggak berhenti-berhenti.

5. Jadi kalau mau barang-barang milik kita biar awet caranya pakaikan aja formalin, gitu?
>>Ya iyalah. Formalin terbukti efektif sebagai bahan pengawet. Makanya mumi di piramida Mesir sana awet sampai ratusan tahun!

6. Trus, kamu sendiri pakai formalin juga makanya bisa awet di blog ini?
>>Nggak, sih. Aku kan cuma omong doang. Cerita yang di atas jangan dipraktekkan di rumah, ya. Cuma buat lucu-lucuan aja.

Oke pemirsa, intinya walaupun formalin bisa mengawetkan dan terbukti ampuh sebagai bahan pengawet, tapi percayalah bahwa di dunia ini nggak ada yang abadi. Nggak ada yang awet. Jadi nggak usah maksa biar awet sampe gimana gitu... Terima aja apa adanya. Biarkan mengalir. Asal jangan dibiarkan alirannya sampai tumpah ke mana-mana ya. Oke sip? Iyess!

Tuesday, October 2, 2018

Jumputan

Mimi: "Hae... Hari ini Hari Batik Nasional, lho!"

Mitu: "Iya, rata-rata semua pegawai kantor pakai batik hari ini. Keren banget lihatnya! Batik memang oke!"

Mimi: "Betul! Dan ngomong-ngomong hari ini jalanan macetnya ampun-ampunan deh! Entah ada acara apa sampai jalanan macet semacet-macetnya."

Mitu: "Nggak tau juga tuh kenapa. Yang pasti tadi ada teman yang bahas tentang batik dan kain jumputan. Bahasan yang menarik lah pokoknya."

Mimi: "Jumputan? Jumputan itu yang sering ditelepon mbak Wi, kan?"

Mitu: "Apaan, sih? Jumputan itu kain. Coba cari di Google, deh!"

Mimi: "Jumputan itu seperti... Setiap sore sepulang kerja mbak Wi menggunakan jasa jumputan dari abang ojek."

Mitu: "Astaga, Miiiii! Itu jemputan! Bukan jumputan! Omaygad!"